Tampilkan postingan dengan label aplikasi mikrokontroler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aplikasi mikrokontroler. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Februari 2012

Pemrograman Bascom AVR Termometer Digital Dengan LM35 Berbasis Mikrokontroler ATMega32

Sore temen-temen, artikel Pemrograman Bascom AVR Termometer Digital Dengan LM35 Berbasis Mikrokontroler ATMega32 kali ini saya ingin sharing mengenai aplikasi termometer digital dengan LM35. Program yang dibuat dengan menggunakan BASCOM AVR dengan bahasa BASIC.

LM35 merupakan sensor suhu low cost yang sensitif dan presisi dengan satuan celcius, dengan keluaran tegangan analog yang sudah linier sehingga sensor ini sudah terkalibrasi. Jangkauan suhu yang dapat dideteksi oleh LM35 diantara -55 derajat sampai 150 derajat celcius. Keluaran analog nya linier 10.0 mV/ derajat celcius.
Berikut penampakan nya :

lm35
symbol lm35


Package
Untuk informasi lebih mengenai L35 ini, Temen-temen bisa download Datasheet LM35 DISINI

Berikut Rangkaian termometer digital nya :

Rangkaian

Kemudian untuk program dengan BASCOM AVR nya sebagai berikut :

'**********************************************************************************

Pemrograman Bascom AVR Termometer Digital Dengan LM35 Berbasis Mikrokontroler ATMega32
' program termometer digital
' http://goes-open.blogspot.com
' mirza dhanu sulistya
' tutorial

$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 11059200

Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.4 , Db5 = Portc.3 , Db6 = Portc.2 , Db7 = Portc.1 , E = Portc.5 , Rs = Portc.7
Config Lcdbus = 4
Config Lcd = 16 * 2              ' lcd 16x2 karakter
Cursor Off                             ' menonaktifkan cursos LCD
Deflcdchar 0 , 14 , 10 , 14 , 32 , 32 , 32 , 32 , 32

Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Internal

Dim A As Word , Volt As Word , Volt_d As Byte
Start Adc          ' memulai ADC

Cls                    'clear screen
Do                    ' memulai program

Locate 1 , 1      ' menempatkan karakter di LCD pada baris 1 kolom 1
Lcd "termometer Dgtal"       ' menampilkan tulisan
A = Getadc(0)
Volt = A * 5
Volt_d = Volt Mod 10
Volt = Volt / 20
Locate 2 , 1
Lcd Volt ; "," ; Volt_d

Locate 2 , 6
Lcd Chr(0) ; "C"
Loop

'**********************************************************************************
Pemrograman Bascom AVR Termometer Digital Dengan LM35 Berbasis Mikrokontroler ATMega32
Penjelasan :

$regfile = "m32def.dat" merupakan konfigurasi pustaka mikrokontroler yang digunakan (ATMega32)
$crystal = 11059200 crystal yang digunakan sebesar 11059200 Hz
Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.4 , Db5 = Portc.3 , Db6 = Portc.2 , Db7 = Portc.1 , E = Portc.5 , Rs = Portc.7  merupakan konfigurasi pin LCD yang digunakan dan dihubungkan ke PORTC
Deflcdchar 0 , 14 , 10 , 14 , 32 , 32 , 32 , 32 , 32 merupakan sebuah karakter 'derajat' pada LCD yang dibuat dengan LCD designer
Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Internal merupakan konfigurasi ADC nya

A = Getadc(0)
Volt = A * 5
Volt_d = Volt Mod 10
Volt = Volt / 20
merupakan perhitungan data dari ADC

Lcd Chr(0) ; "C" merupakan pemanggilan karakter 'derajat' yang dibuat dengan LCD designer
Loop                  looping program

Pemrograman Bascom AVR Termometer Digital Dengan LM35 Berbasis Mikrokontroler ATMega32
Mungkin di postingan berikut nya saya akan memberikan tutorial untuk membuat karakter tertentu dengan fasilitas LCD designer pada BASCOM AVR. hehehee

Sekian artikel Pemrograman Bascom AVR Termometer Digital Dengan LM35 Berbasis Mikrokontroler ATMega32 Terimakasih sudah berkunjung mohon maaf jika ada kesalahan hehe semoga bermanfaat. 

Selasa, 07 Februari 2012

Akses EEPROM internal ATMega32 dengan BASCOM AVR

Oke temen-temen, Akses EEPROM internal ATMega32 dengan BASCOM AVR kali ini saya akan menbagi pengetahuan seputar EEPROM, tentang bagaimana cara penggunaan nya, mulai dari menulis di EEPROM sampai Membaca di EEPROM.

Seperti yang kita tahu, ATMega32 memiliki fasilitas EEPROM internal sebesar 1024 byte, walaupun terbatas kapasitas memory nya akan tetapi sudah cukup untuk menyimpan data-data (dalam byte) tanpa harus mengkhawatirkan hilangnya data meskipun mikrokontroler tidak mendapatkan catu daya, atau mikrokontroler dalam keadaan non-aktif (mati).

Pada artikel Akses EEPROM internal ATMega32 dengan BASCOM AVR ini, akan saya bahas bagaimana cara menulis dan membaca data dalam EEPROM. Akses EEPROM internal ATMega32 dengan BASCOM AVR menggunakan LCD untuk menampilkan data yang akan masuk/dituliskan ke EEPROM dan data yang akan dibaca melalui EEPROM, sehingga kita akan mengetahui data yang ditulis dan dibaca EEPROM.

Data yang ditulis ke EEPROM merupakan data acak, dengan perintah/syntax dalam BASCOM AVR menggunakan ' RND( ) ' untuk menghasilkan data acak. 
misalkan RND(10) maka akan diperoleh data acak dari bilangan <=10.

Gambar 'Rangkaian', merupakan konfigurasi dari LCD yang saya gunakan : 

Rangkaian
Rangkaian
Untuk listing program nya sebagai berikut :


'******************************************************************************
' Program tutorial akses EEPROM READ AND WRITE
' Mirza dhanu
' http://Goes-open.blogspot.com
'******************************************************************************

$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 11059200

Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.3 , Db5 = Portc.2 , Db6 = Portc.1 , Db7 = Portc.0 , E = Portc.4 , Rs = Portc.5
Config Lcdbus = 4
Config Lcd = 16 * 2
Cursor Off

Dim A As Byte , I As Byte , B As Byte

Cls
Locate 1 , 1
Lcd "goes-openblogspot"
Locate 2 , 1
Lcd "Visit us..."

Wait 3
Cls
Locate 1 , 1
Lcd "Tutorial EEPROM "
Locate 2 , 1
Lcd "Akses EEPROM"

Wait 3

Cls
Locate 1 , 1
Lcd "Write EEPROM.."
Locate 2 , 1
Lcd "Datanya="

For I = 0 To 9
Locate 2 , 9
B = Rnd(100)
Lcd B
Writeeeprom B , I
Wait 1
Next I

Locate 2 , 1
Lcd "write finish"
Wait 2

Locate 1 , 1
Lcd "Read EEPROM.."
Locate 2 , 1
Lcd "data ke-"

For I = 0 To 9
Locate 2 , 9
Readeeprom A , I
Lcd I ; "=" ; A
Wait 1
Next I

End
'-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penjelasan listing :

Akses EEPROM internal ATMega32 dengan BASCOM AVR, disini saya akan mejelaskan hal-hal yang pokok saja karena sebagian penjelasan sudah saya jelskan pada postingan2 sebelumnya, terutama yang LCD karena disini LCD digunakan sebagai interface nya.

Pada bagian berikut ini

For I = 0 To 9
Locate 2 , 9
B = Rnd(100)
Lcd B
Writeeeprom B , I
Wait 1
Next I


I adalah variabel yang digunakan untuk menuliskan data dari 0 sampai 9, dari dara acak dalam perintah Rnd(100) yang kemudian ditampilan pada LCD dalam variabel B. 
Writeeeprom B , I : merupakan perintah untuk menulis ke EEPROM, B adalah variabel data, dari data acak sedangkan I adalah alamat masing-masing data tadi. 


For I = 0 To 9
Locate 2 , 9
Readeeprom A , I
Lcd I ; "=" ; A
Wait 1
Next I
program ini untuk pembacaan data-data yang sudah dituliskan pada EEPROM ( 10 bilangan acak dari 0 sampai 9). Readeeprom A , I membaca variabel data yang telah dituliskan pada alamat2 I.



Gampang bukan??? hehheehe

Download Artikel Disini
Download rangkaian dengan Simulasi Proteus Disini
Download Program dengan Bascom AVR disini


Sekian artikel Akses EEPROM internal ATMega32 dengan BASCOM AVR, mohon maaf apabila ada kesalahan, semoga bermanfaat. 
Bagaimana menurut Anda? silahkan beri komentar.

Jumat, 20 Januari 2012

Akses Keypad Matrix 4x4 dengan Bascom AVR Menggunakan Mikrokontroler Atmega32

Pada artikel Akses Keypad Matrix 4x4 dengan Bascom AVR Menggunakan Mikrokontroler  Atmega32, kita akan membahas tentang keypad matri
Keypad matrix merupakan sekumpulan tombol-tombol yang disusun secara matrix, yaitu dengan adanya baris dan kolom. Kelebihan dari keypad matrix ini adalah dapat menghemat Port mikrokontroler yang digunakan, misal pada mikrokontroler Atmega 32 digunakan PORTB untuk keypad matrix maka 4 port digunakan sebagai baris dan 4 lain digunakan sebagai kolom. Keypad matrix 4x4 yang artinya terdapat 4 baris dan 4 kolom tombol, dimana semua nya terdapat 16 tombol
Salah satu cara yang digunakan untuk mengakses keypad matrix adalah dengan cara scanning . Kenapa dengan cara scanning? karena dalam satu port digunakan untuk beberapa tombol secara bersamaan, dan tidak memungkinkan untuk mengecek dua atau lebih tombol dalam waktu bersamaan.
Proses scanning, adalah sebuah proses pengecekan yang dilakukan dengan cara memberikan pengumpanan data dan pengecekan umpan balik. Dalam hal ini umpan data menggunakan kolom dan umpan balik pada baris. Oleh karena itu untuk melakukan proses scanning maka mikrokontroler mengeluarkan 4 dari 8-bit dengan logika '0' dalam rangkaian keypad matrix pada gambar yaitu baris, dan lainnya untuk menguji jika ada tombol yang ditekan. Maka dalam rangkaian gambar keypad matrix selama tidak ada tombol yang ditekan maka mikrokontroler akan melihat logika '1' pada setiap port yang terhubung pada kolom.

Berikut rangkaian keypad matrix nya :

Keypad matrix
Keypad Matrix

Berikut listing program menggunakan BASCOM AVR :
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
' Created by Mirza Dhanu Sulistya
' posting on 20 january 2012

$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 11059200

Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.3 , Db5 = Portc.2 , Db6 = Portc.1 , Db7 = Portc.0 , E = Portc.4 , Rs = Portc.5
Config Lcdbus = 4
Config Lcd = 16 * 2
Cursor Off

Config Kbd = Portd , Debounce = 20[ , Delay = 100]
Dim Keypad As Byte

Cls
Main:
Do
Keypad = Getkbd()
Locate 1 , 1
Lcd "Keypad Matrix"
Locate 2 , 1
Goto Label_tombol
Loop

Label_tombol:
Select Case Keypad
Case 0 : Lcd "tombol 0 ditekan"
Case 1 : Lcd "tombol 1 ditekan"
Case 2 : Lcd "tombol 2 ditekan"
Case 3 : Lcd "tombol 3 ditekan"
Case 4 : Lcd "tombol 4 ditekan"
Case 5 : Lcd "tombol 5 ditekan"
Case 6 : Lcd "tombol 6 ditekan"
Case 7 : Lcd "tombol 7 ditekan"
Case 8 : Lcd "tombol 8 ditekan"
Case 9 : Lcd "tombol 9 ditekan"
Case 10 : Lcd "tombol 10 ditkan"
Case 11 : Lcd "tombol 11 ditkan"
Case 12 : Lcd "tombol 12 ditkan"
Case 13 : Lcd "tombol 13 ditkan"
Case 14 : Lcd "tombol 14 ditkan"
Case 15 : Lcd "tombol 15 ditkan"
Case 16 : Lcd "Keypad blm dtekn"
End Select
Goto Main
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Akses Keypad Matrix 4x4 dengan Bascom AVR Menggunakan Mikrokontroler  Atmega32 Sedikit penjelasannya program nya:
Karena beberapa syntax dan fungsi-fungsi sudah dijelaskan di beberapa postingan sebelumnya, maka disini aku tidak bahas lagi di Akses Keypad Matrix 4x4 dengan Bascom AVR Menggunakan Mikrokontroler  Atmega32.



Config Kbd = Portd , Debounce = 20[ , Delay = 100]
untuk mengkonfigurasi fungsi KBD pada portD, dan nilai debouncing sebesar 20 dengan tundaan sebesar 100 milisekon.
fungsi umum Confid KBD dalam BASCOM AVR sebagai berikut :
CONFIG KBD = PORTx , DEBOUNCE = value [, DELAY = value]
PORTx dimana letak port yang digunakan, untuk nilai debounce, default nya sebesar 20, untuk nilai maksimum nya 255, Delay, tundaan ini optional, bisa dipakai maupun tidak. parameter yang optional yang menyebabkan fungsi GETKBD() untuk menunggu waktu tertentu saat setelah keypad ditekan ( kurang lebih begitu penjelasan dari INDEX nya BASCO AVR hehheeehe )


Dim Keypad As Byte , mendeklarasikan variabel Keypad dengan tipe data BYTE.

Keypad = Getkbd() , berfungsi untuk scan keypad matrix dan mengembalikan nilai dari tombol yang ditekan.

Goto Label_tombol , untuk melompat ke label tertentu, dalam hal ini melompat ke label Label_tombol

Label_tombol: , label Label_tombol
Select Case Keypad, adalah instruksi operasi bersyarat menggunakan SELECT..CASE, yang diakhiri dengan END SELECT . Untuk mengetahui operator dalam BASCOM AVR, disini


Goto Main, lompat ke label MAIN


Untuk hasil simulasi pada proteus sebagai berikut :
Hasil
Hasil
Sekian dulu artikel Akses Keypad Matrix 4x4 dengan Bascom AVR Menggunakan Mikrokontroler  Atmega32, mohon koreksi nya apabila ada salah kata, semoga bermanfaat buat semuanya. Terimakasih sudah berkunjung.

Kamis, 19 Januari 2012

Akses Servo Menggunakan Button dengan Mikrokontroler Menggunakan BASCOM AVR

Pada artikel Akses Servo Menggunakan Button dengan Mikrokontroler Menggunakan BASCOM AVR , pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang servo, yang dikendalikan dengan sebuah button, dengan menggunakan mikrokontroler Atmega32.
Apa itu servo? Motor servo merupakan kombinasi dari motor DC dengan rangkaian impan balik elektronik. Servo merupakan sebuah sistem kendali otomatis yang dipakai untuk mengatur kecepatan sebuah motor DC.
Motor servo dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu motor servo yang berputar secara kontinyu dengan kecepatan tertentu dan motor servo yang bergerak mennujukkan sudut tertentu, atau dapat disebut dengan RC SERVO. Komponen yang ada dalam RC servo adalah : motor, gearbox, potensiometer, umpan balik, rangkain control, dan driver untuk motor dc. Motor RC servo membutuhkan tiga kabel yaitu 2 kabel daya dan 1 kabel data. Lebih tepatnya 1 kabel untuk VCC 1 kabel untuk GND dan 1 kabel untuk Data.

Heheehee, cukup deh untuk teori nya, langsung ke rangkainnya :

akses servo
akses servo


Dan ini untuk program nya :

‘mirza dhanu s
‘goes-open.blogspot.com
$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 12000000
Config Servos = 1 , Servo1 = Portd.7 , Reload = 20
Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.5 , Db5 = Portc.4 , Db6 = Portc.3 , Db7 = Portc.2 , E = Portc.6 , Rs = Portc.7
Config Lcdbus = 4
Config Lcd = 16 * 2
Cursor Off
Config Portd.7 = Output
Config Pinb.0 = Input
Config Pinb.1 = Input
Set Portb.0
Set Portb.1
Kurang Alias Pinb.0
Tambah Alias Pinb.1
Dim Nilai As Byte , I As Byte
Nilai = 0
Enable Interrupts
Cls
Utama:
Do
Locate 1 , 1
Lcd " Akses Servo"
Locate 2 , 1
Lcd "Nilai = " ; Nilai ; " "
If Tambah = 0 Then
Incr Nilai
Waitms 20
End If
If Kurang = 0 Then
Decr Nilai
Waitms 20
End If
Loop
______________________________________________________________________________


Akses Servo Menggunakan Button dengan Mikrokontroler Menggunakan BASCOM AVR Penjelasannya program nya:

Mungkin untuk beberapa syntax dari program ini telah dijelaskan dibeberapa postingan sebelumnya, disini aku jelasin yang intinya saja heheehe

Config Servos = 1 , Servo1 = Portd.7 , Reload = 20

perintah ini untuk mengkonfigurasi servo, servos = 1 yang berarti servo yang digunakan sebanyak satu servo. Servo1 = PORTD.7 berarti servo dihubungkan pada PORTD.7.
Reload = 20 adalah nilai dari ISR dalam satuan uS, 20 yang artinya ISR internal akan dieksekusi dalam setiap 20uS, ISR dibuat oleh TIMER0.
Set Portb.0, perintah set digunakan untuk memberikan suatu logika HIGH pada sebuah PORT
Nilai = 0 , Nilai merupakan variable yang pada program ini untuk mengatur posisi putaran
Enable Interrupts, mengaktifkan interupsi
Incr Nilai, perintah ini digunakan untuk menambah value dari Nilai.
Jika tombol ditekan atau PORT mendapatkan logika Low, karena dalam rangkaian menggunakan button aktif low, maka value dari variable Nilai akan ditambah, begitu juga dengan Decr untuk mengurangi value dari variable Nilai.

Berikut video percobaannya, Akses Servo Menggunakan Button dengan Mikrokontroler Menggunakan BASCOM AVR menggunakan servo dari tower pro dan menggunakan evaluation board produk dari artware-electronics



Cukup sekian dulu artikel Akses Servo Menggunakan Button dengan Mikrokontroler Menggunakan BASCOM AVR ini, semoga bermanfaat untuk teman-teman semuanya, mohon maaf apabila ada salah kata dan mohon dikoreksi. terimakasih.

Selasa, 17 Januari 2012

Akses Buzzer dengan Mikrokontroler Menggunakan Bascom AVR

Setelah kemarin sempat mengulas LCD dan Tombol Push button dengan mikrokontroler, artikel Akses Buzzer dengan Mikrokontroler Menggunakan Bascom AVR ini kita akan mengulas tentang akses buzzer dengan menggunakan mikrokontroler. Buzzer dapat di aplikasikan sebagai sirine yang digunakan sebagai tanda peringatan maupun dapat digunakan untuk membuat bunyi tone. langsung aja berikut pemrograman buzzer dengan menggunakan Bascom AVR 

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 11059200
Config Portd.0 = Output
Speaker Alias Portd.0
Do
Sound Speaker , 124 , 675
Sound Speaker , 110 , 758
Sound Speaker , 248 , 675
Waitms 125
Sound Speaker , 165 , 1011
Loop
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Penjelasan nya :


$regfile = "m32def.dat"        " merupakan pustaka mirkokontroler yang dipakai "
$crystal = 11059200               " crystal yang dipakai sebesar 11059200 Hz "
Config Portb.0 = Output         " mengkonfigurasi PORTB.0 sebagai output/keluaran"
Speaker Alias Portb.0            " deklarasi PORTB.0 dengan nama lain 'speaker' "
Do                                            " mulai program utama"
Sound Speaker , 124 , 675      " akan dijelaskan dibawah "
Sound Speaker , 110 , 758
Sound Speaker , 248 , 675
Waitms 100                             " delay 100 ms"
Sound Speaker , 165 , 1011   
Loop                                        " looping program "


Untuk Sound Speaker , 124 , 675 , dalam bascom AVR perintah SOUND digunakan untuk mengirim pulsa ke port pin, dengan syntax sebagai berikut :

Sound pin, duration, pulses
pin : IO dari mikrokontroler yang dihubungkan ke buzzer, misal PORTD.0
Durasi : Sejumlah pulsa yang dikirimkan, Byte, Word atau constant
Pulses : pulsa nya.

kemudian untuk simulasi dengan proteus nya sebagai berikut : 

Skema rangkaian
Skema Rangkaian

Untuk tutorial proteus mungkin di artikel selanjutnya akan aku bahas deh. heehe.
Untuk simulasi dengan proteus, sumber clock atau crystal nya menggunakan crystal internal sehingga pada rangkaian tidak menggunakan crystal. sama dengan beberapa artikel mikrokontroler di postingan sebelumnya.
OK, cukup sekian dulu artikel Akses Buzzer dengan Mikrokontroler Menggunakan Bascom AVR, mohon maaf apabila ada salah kata dan mohon dikoreksi apa bila ada kesalahan, terimakasih semoga artikel Akses Buzzer dengan Mikrokontroler Menggunakan Bascom AVR bermanfaat untuk para pembaca semua nya. 

Senin, 16 Januari 2012

Akses LCD 16x2 dan ADC dengan Bascom AVR

Wah jumpa lagi nh, akhir nya bisa update postingan lagi nih.
OK,pada artikel Akses LCD 16x2 dan ADC dengan Bascom AVR aku mau bercerita tentang LCD dan fasilitas ADC pada mikrokontroler. apa itu LCD?
LCD atau Liquid Crystal Display, merupakan suatu display ( penampil ) berbahan cairan kristal yang dioperasikan menggunakan sistem dotmatriks. LCD banyak ditemui dibeberapa alat elektronik, seperti meltitester digital, kalkulator, jam digital, dan lain-lain. Nah, pada artikel Akses LCD 16x2 dan ADC dengan Bascom AVR, yang aku bahas menggunakan LCD 16x2 karakter. dengan maksud 16 kolom dan 2 baris pada LCD.

nah ini dia si LCD nya (gambar 1) :

LCD
Gambar 1. LCD display 16x2

Pin DB0 - DB7 merupakan Data bit dari LCD, DB0 merupakan data bit ke-0 (LSB) dan DB7 data bit ke-7 MSB. E merupakan enable, R/W : Read/Write untuk memilih mode baca atau tulis. RS : Register Select jika 0: Register instruksi 1:data instruksi, VEE : untuk mengatur kontras LCD, VDD suplay tegangan untuk LCD 5volt. VSS : GND.

Kemudian untuk ADC, ADC merupakan fasilitas dari mikrokontroler untuk mengkonversi dari data analog menjadi data digital. Untuk pembacaan data analog apa mikrokontroler Atmega32 menggunakan PORT A, yang mempunyai 8 channel ADC internal.
Langsung saja ke contoh aplikasi pembacaan ADC menggunakan display LCD :

tes data ADC
Gambar 2. tes data ADC
ADC, dibaca pada PORTA.0 atau ADC channel 0, dari keluaran potensiometer 1K dan data yang telah diolah ditampilkan pada display LCD 16x2. untuk listing program nya dibawah ini :


$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 12000000

Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.3 , Db5 = Portc.2 , Db6 = Portc.1 , Db7 = Portc.0 , E = Portc.4 , Rs = Portc.5
Config Lcdbus = 4
Config Lcd = 16 * 2
Cursor Off

Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Avcc
Start Adc

Dim Dataadc As Word

Cls
Do

Dataadc = Getadc(0)
Locate 1 , 1
Lcd "Tes Nilai Adc"
Waitms 100
Locate 2 , 1
Lcd "Data ADC=" ; Dataadc

Loop

Akses LCD 16x2 dan ADC dengan Bascom AVR, penjelasan nya :


Config Lcdpin = Pin , Db4 = Portc.3 , Db5 = Portc.2 , Db6 = Portc.1 , Db7 = Portc.0 , E = Portc.4 , Rs = Portc.5
pada baris ini digunakan untuk menghubungkan LCD ke port mikrokontroler


Config Lcdbus = 4        : baris ini digunakan untuk mendeklarasikan pin LCD yang tak terpakai
Config Lcd = 16 * 2     : baris ini digunakan untuk mendeklarasikan LCD yang dipakai yaitu 16X2
Cursor Off                    : menonaktifkan cursor pada LCD



Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Avcc
Start Adc
Adc= single merupakan mode yang digunakan yaitu single. Prescaler = Auto, Sebuah konstanta numerik untuk pembagi jam, Gunakan AUTO untuk membiarkan kompilator menghasilkan nilai terbaik tergantung pada XTAL, hehee begitu penjelasan dalam index bascom AVR
start adc yang berarti memulai adc.


Dataadc = Getadc(0), baris ini merupakan pemanggilan nilai adc dari channel tertentu, dalam baris ini menggunakan chanel 0. dengan variabel dataadc yang dedeklarasikan sebagai WORD. untuk penjelasan mengenai tipe data dari Bascom AVR dapat dilihat disini


Locate 1 , 1                             : menampilkan karakter di lcd pada, baris 1 dan kolom 1
Lcd "Tes Nilai Adc"                 : menampilkan tulisan "Tes Nilai Adc"
Waitms 100                             : delay 100 ms
Locate 2 , 1                             : menampilkan karakter di lcd pada baris 2 kolom 1
Lcd "Data ADC=" ; Dataadc   : menampilkan data adc

Nahh, sekian dulu nih artikel Akses LCD 16x2 dan ADC dengan Bascom AVR . semoga bermanfaat dan mohon maaf apabila ada yang salah, dan mohon koreksi nya, heheehee


Sabtu, 07 Januari 2012

Led dan Button, Aplikasi Mikrokontoler AVR

Selamat malam,, haahaa

wah udah lama ga update blog nih, sekarang aku mau sharing ni soal aplikasi mikrokontoler dengan led dan button. Pada Artikel Led dan Button, Aplikasi Mikrokontoler AVR ane menggunakan BASCOM AVR sebagai compiler nya dan simulasi menggunakan proteus. Dalam Artikel Led dan Button, Aplikasi Mikrokontoler AVR ane pakai mikrokontroler AVR Atmega32. Artikel Led dan Button, Aplikasi Mikrokontoler AVR merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya Aplikasi Led dengan mikrokontroler . Button digunakan untuk menggeser nyala led, led dipasang pada PORTA dan button dipasang pada PORTD.0 dan PORTD.1. langsung saja listing program dengan BASCOM AVR nya :


1-     $regfile = "m32def.dat"
2-     $crystal = 11059200
3-
4-     Config Porta = Output
5-     Config Pind.0 = Input
6-     Config Pind.1 = Input
7-     Set Portd.0
8-     Set Portd.1
9-
10-   Led Alias Porta
11-  Tombol1 Alias Pind.0
12-  Tombol2 Alias Pind.1
13-  Led = &B11111110
14-
15-  Do
16-  If Tombol1 = 0 Then
17-  Rotate Led , Right , 1
18-  Waitms 100
19-  End If
20-
21   If Tombol2 = 0 Then
22-  Rotate Led , Left , 1
23-  Waitms 100
24-  End If
25-  Loop

penjelasan :
Baris 1, merupakan pustaka mikrokontroler yang dipakai, baris 2 crystal yang digunakan sebesar 11059200 Hz. Baris 4-6 merupakan deklarasi pin sebagai output dan input. baris 7-8 PORTD.0 dan PORTD.1 diberikan nilai awal degnan logika 1.
Baris 10-12 merupakan pendeklarasian nama lain dari pin yang digunakan.
Baris 13 merupakan data awal yang dikeluarkan oleh PORTA yang akan menyalakan led pada PORTA.0 
Baris 15, memulai program
Baris 16-19 , jika Tombol 1 ditekan atau mendapat logika 0, maka led akan digeser kekanan per bit.
Baris 21-24, Jika tombo 2 ditekan atau mendapatkan logika 0, maka led akan digeser kekiri per bit.
Baris 25, Looping program

Led akan bergeser per bit saat tolbol ditekan atau mendapatkan logika 0.
Simulasi nya :
Simulasi Led dan Button width="400" />
Simulasi Led dan Button

Semoga Artikel Led dan Button, Aplikasi Mikrokontoler AVR bermanfaat buat temen-temen semua nya, amin.

Senin, 12 Desember 2011

Aplikasi Mikrokontroler Dengan LED

Pagi-pagi, masih terbangun, sambil nunggu ngantuk ane share tentang aplikasi mikrokontroler untuk menyalakan 8 led pada port A. Mikrokontroler yang dipakai adalah mikrokontroler AVR atmega32.
Pada postingan sebelumnya kan udah ane bahas tentang mikrokontroler dan juga bascom avr. semoga postingan ini dapat membantu teman2 buat belajar mikrokontroler khususnya menggunakan bahasa basic.

Langsung aja ini rangkaiannya menggunakan aplikasi proteus, mungkin nanti ane bahas juga tentang ni proteus dipostingan selanjutnya. proteusnya versi 7.5 SP3 :

  

Led dipasang pada port A atmega32, terdapat 8 buah led yang masing-masing dihubungkan pada PORTA.0 - PORTA.7 , kenapa digunakan resistor 330ohm?? karena resistor ini digunakan untuk mengurangi kecerahan dari led yang dipakai, semakin besar hambatan nya maka led akan semakin redup begitu pula sebaliknya. Pada aplikasi ini led menggunakan active low.

Active low?? Apa itu?? hehe active low itu led akan menyala apabila diberikan logika 0, dengan kata lain untuk menyalakan led itu maka kita keluarkan logika low atau '0'. kok bisa?? yaa karena kan anoda led terhubung dengan VCC atau tegangan 5volt. sehingga untuk menyalakan led itu kita butuh gnd untuk menyalakan led itu, gnd dalam hal ini dapat digunakan logika '0' atau low. Atau dengan kata lain ini mengunakan konfigurasi common anode.

listing program :

$regfile = "m32def.dat"
$crystal = 11059200
Config Porta = Output
Led Alias Porta
Led = &B11111110

Do
Rotate Led , Right , 1
Waitms 100
Loop

penjelasan:
$regfile = "m32def.dat", digunakan untuk mendeklarasikan pustaka berdasarkan mikrokontroler yang digunakan, pada aplikasi ini digunakan atmega32 sehingga "m32def.dat", bisa saja digunakan atmega16 maka pustakanya menjadi "m16def.dat".
$crystal = 11059200 , digunakan untuk menentukan frekuensi kerja dari mikrokontroler ini, pada aplikasi ini digunakan untuk kristal 11,05920 MHz.
Config Porta = Output -> perintah ini digunakan untuk mengkonfigurasi porta sebagai output
Led Alias Porta            ->
alias digunakan untuk menyatakan namalain dari hardware yang digunakan sehingga porta nama lainnya adalah led
Led = &B11111110       ->
pada kondisi awal, led diberikan logika 0 untuk porta.0 selain itu diberikan logika 1. (porta.1 - porta.7)
Do                                 -> memulai perintah
Rotate Led , Right , 1 ->
menggeser nyala led kekanan satu per satu atau 1 bit
Waitms 100                 ->
digunakan tundaan selama 100 milisekon sehingga setiap pergeseran bit di berikan tundaan selama 100milisekon
Loop                            ->
berulang terus, tiada henti hehehehe




Hasilnya, led akan menyala satu per satu dan akan bergeser kekanan, kenapa pada saat led disimulasikan, led yang menyala pertama kali pada porta.7 kenapa bukan porta.0. karena pada program itu dieksekusi dari perintah do sampai loop, sehingga setelah Do maka led langsung digeser, sehingga begitu lah hasilnya.
untuk filenya bisa didownload dibawah ini :
listing
simulasi proteus


Semoga bermanfaat, mohon maaf apabila ada salah kata, makasih :D.

Site Search